MENGENAL TUHAN YANG BENAR
Yohanes 1 :
1 - 4
Ada pribahasa yang berkata “Tak kenal maka tak sayang”, yang
makna adalah rasa kasih sayang,
kepedulian, atau pemahaman hanya akan muncul jika kita sudah saling mengenal
atau mengetahui sesuatu hal dengan baik.
Apakah kita mengenal Tuhan yang kita sembah? Atau kita cuma tahu bahwa Tuhan itu ada dan itu hanya sebatas pengetahuan aja, namun tidak mengenal pribadinya. Kalau pengetahuan kita cuma sebatas itu dalam pengenalan akan Tuhan, jangan berharap, bahwa kita bisa mempunyai hubungan yang dekat denganNya dan akan sayang padaNya. Kehidupan kekristenan yang Cuma mengenal Tuhan seperti itu akan membuat orang itu lelah mengikuti Tuhan, karena tidak punya latar belakang yang jelas tentang siapa yang disembah dan seperti apa Dia?
(Yohanes 1:1-2).
“Pada mulanya adalah Firman; Firman
itu bersama-sama dengan Allah dan
Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah”
Siapakah Firman itu sebenarnya? Firman yang dimaksud itu tertuju kepada Tuhan
Yesus, karena Firman itu menyatakan pikiran dan kehendakNya Allah. Apakah
Firman itu berdiri sendiri, sehingga orang Kristen dikatakan punya 3 Tuhan,
yaitu Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh kudus? Itu pernyataan yang salah, karena
kekristenan tidak pernah mengatakan bahwa orang Kristen menyembah tiga Tuhan, akan tettapi
orang Kristen menyembah satu Allah. Kata Allan dalam Alkitab bukan memberitahukan,
bahwa Tuhan kita itu namaNya Allah, tapi kata Allah itu secara bahasa diartikan
sebagai sesembahan dengan makna spesifiknya yaitu sesembahan yang benar dan
berhak disembah, namun merujuk kepada Tuhan yang Maha Esa. Kata Esa di sini
berarti tunggal atau satu.
Kalau kata Esa itu adalah satu, kenapa orang Kristen mengenal
lebih dari satu? Di sini kita akan menjelaskan untuk lebih mengenal Tuhan Allah
yang kita sembah dengan lebih jelas. Kata Allah di sini menyatakan hakekat (inti sari,
dasar atau kenyataan yang sebenarnya dari sesuatu), dari hakekat itu, Allah ini mempunyai 3
pribadi, yaitu Allah Bapa ( sumbernya), dan sumber ini mempunyai Firman (Allah
Anak) dan mempunyai Allah Roh (Roh Kudus). Di dalam Yohanes 10:30 dikatakan
“Aku dan Bapa Adalah satu”
Jadi artinya Bapa mempunyai Firman dan mempunyai Roh. Contohnya kita manusia, anggap aja namanya AA, si AA ini mempunyai tubuh, mempunyai Jiwa (pikiran dan kehendak) dan mempunyai roh. Apakah si AA ini ada 3 orang atau 1 orang? Apakah tubuhnya si AA, tapi jiwanya si BB dan rohnya si CC? Bukankah tidak demikian, ini merupakan pemahaman yang sederhana untuk mengambarkan Tuhan yang kita sembah, yaitu Allah Bapa sebagai sumber, Allah Anak yaitu Yesus sebagai Firman dan Allah Roh Kudus sebagai penolong.
Setelah kita mengetahui Tuhan yang kita sembah, kita akan
kagum padanya, karena Allah Bapa yang kita sembah mau menyatakan dirinya
kepada manusia melalui Tuhan Yesus untuk menyelamatkan manusia dan Dia juga
menyatakan dirinya melalui Roh Kudus untuk menolong anak-anakNya. Yang jadi
pertanyaannya adalah, kenapa Bapa mau menyatakan diriNya? Jawabannya ada di
Yohanes 1:3-4
“Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada
suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Dalam Dia ada hidup
dan hidup itu adalah terang manusia”.
Jadi Tuhan menyatakan dirinya untuk menjaga ciptaanNya, khususnya manusia yang diciptakannya dan Tuhan juga memberi hidup kepada manusia, karena tanpa hidup manusia
akan mati sekalipun orang itu masih hidup, karena hidup di sini adalah terang
supaya manusia tidak berjalan dalam kegelapan. Dalam Matius 5:14a,
“Kamu adalah terang dunia”.
Kita dikatakan terang dunia karena kita mempunyai hidup yang diberikan
Tuhan.
Banggakah kita, bahwa Tuhan mau terlibat dalam hidup kita dan
Tuhan memikirkan kehidupan kita? Untuk itu mari kita belajar untuk mengenal
Tuhan lebih dalam lagi dan untuk
membalas kebaikanNya melalui ibadah kita dan kehidupan kita setiap hari.
Tuhan Yesus
memberkati.


Komentar
Posting Komentar