BERTAHAN SAMPAI AKHIR

 


Markus 6 : 30 – 44

Seekor anak ayam akan keluar dari sebutir telur yang di erami oleh induknya atau di masukkan di dalam suatu tempat untuk dihangatkan, supaya telur tersebut bisa menghasilkan seekor anak ayam. Ini membutuhkan suhu dan waktu yang tepat, sebab kalau tidak dengan suhu dan waktu yang tepat, maka tidak akan menghasilkan anak ayam,

 

Ingatkah saudara mengenai cerita  Tuhan Yesus memberi makan lima ribu orang? Bukankah ini adalah peristiwa yang luar biasa,  sebab hal ini di luar kemampuan manusia. Karena dari 5 roti dan 2 ikan, bisa memberi makan 5.000 orang. Bukankah kita juga ingin hidup menikmati berkat yang Tuhan berikan, tetapi apakah kita mau menunggu dan duduk diam sampai Dia selesai berbicara? Atau kita tidak menyelesaikan untuk duduk mendengarNya, tetapi kita pulang karena alasan kita sibuk atau bosan atau punya alasan sendiri.

 

Jadi orang bisa menikmati berkat dari Tuhan karena :

1.    Mau datang kepada Tuhan Yesus. (Markus 6:33)

Berarti ada usaha yang mereka lakukan, supaya mereka bisa sampai di tempat tersebut..

 

2.   Mau diam dan mendengarkanNya. (Markus 6:34)

Seringkali orang tidak sabar dan terlalu sibuk, sehingga lebih suka mendengarkan perkataan orang lain, yang membuat kekuatiran dan ketakutan menguasainya.

 

3.   Mau memberi kepada Tuhan. (Markus 6:38)

Kadang orang mau menerima tetapi tidak mau memberi kepada Tuhan, karena takut kekurangan. Sedangkan pada waktu itu, Tuhan mengambil 5 roti dan 2 ikan, kemudian membuat mujizat.

 

4.    Mau menerima ketidaknyamanan. . (Markus 6:39)

Bersedia duduk di tempat terbuka yang tidak nyaman serta mau menjalani hidup tanpa bersungut-sungut.

 

5.  Mau melewati kritis dan rasa lapar.  . (Markus 6:36)

Bersedia melewati setiap proses kehidupan Bersama Tuhan dan percaya bahwa Tuhan sanggup memelihara.

 

6.    Mau menunggu sampai selesai. . (Markus 6:41)

Jangan  pergi, karena bosan dan capek, sebab jika tidak sampai akhir, maka mujizat Tuhan Yesus pasti tidak akan terjadi dalam hidup orang percaya.

 

 

Hidup ini kita yang memilih, mau tetap tinggal di dalam Tuhan Yesus atau mau pergi meninggalkannya.

Tetaplah tinggal padaNya, karena Tuhan Yesus akan memelihara hidup kita, hari ini dan seterusnya. Amin.

Tuhan Yesus memberkati.

Komentar

Postingan Populer